Jakarta, 9 Maret 2026 – Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran menggelorakan rentetan pembalasan mematikan terhadap serangan gabungan Israel-AS yang dimulai akhir Februari. Hingga hari ke-10 perang, rudal balistik canggih dan drone swarm Iran berhasil menembus Iron Dome, menghantam Tel Aviv, Haifa, serta pangkalan AS di Teluk. Serangan ini sebabkan korban jiwa sipil, kerusakan infrastruktur strategis, dan picu eskalasi regional. Iran klaim 70% rudal mengenai sasaran, membuktikan kelemahan pertahanan musuh.
Gelombang Terbaru True Promise 4: Tel Aviv dan Haifa Porak-Poranda
Puncak keberhasilan Iran terjadi 8 Maret malam saat gelombang 29-30 Operasi True Promise 4 diluncurkan. Rudal Fattah-1 hipersonik dan Kheibar Shekan cluster menghantam SPBU pusat Tel Aviv, menewaskan satu warga sipil dan melukai belasan lainnya. Ledakan dahsyat picu kebakaran hebat, ganggu pasokan energi kota. Di Haifa, gedung apartemen 9 lantai runtuh akibat hantaman presisi, satu korban luka berat dirawat darurat. IRGC sebut taktik swarm drone Shahed-136 banjiri Iron Dome, buka koridor rudal utama. Juru bicara IRGC: “Sistem Zionis overload, sasaran militer hancur total.” Sirene darurat meraung di seluruh Israel utara, jutaan warga berlindung bunker.
Serangan ini balas serangan AS-Israel 28 Februari yang hancurkan 30 pangkalan minyak Teheran dan fasilitas nuklir. Iran gunakan 600+ rudal balistik plus 2.000 drone, klaim sukses overload pertahanan multi-lapis. Video amatir tunjukkan puing rudal berserakan di jalan Tel Aviv, kendaraan hangus, dan gedung berlubang besar. Analis militer sebut Fattah-1 kecepatan Mach 15 jadi kunci tembus, hindari intersepsi Arrow-3.
Serangan Awal Februari: Bat Yam, Yordania, dan Suriah
Rentetan dimulai 28 Februari pasca-serangan Roaring Lion AS-Israel. Rudal Emad dan Ghadr hantam Bat Yam selatan Tel Aviv: satu wanita tewas, 20 luka termasuk satu parah. Sirene meraung Tepi Barat, evakuasi massal. Di Amman Yordania, 54 puing rudal jatuh rusak infrastruktur sipil, ganggu lalu lintas udara. Suriah laporkan empat warga tewas akibat rudal lolos intersepsi S-400 Rusia. Iran target pangkalan AS di Irak dan Yordania sebagai “balasan pendukung Zionis,” sebabkan 6 tentara AS tewas.
Ekspansi Teluk dan Taktik Mematikan Iran
Pembalasan meluas ke negara Teluk pro-Israel. UEA: serpihan Shahed-136 rusak Burj Al Arab Dubai-Abu Dhabi, empat luka, satu pria tewas di permukiman. Bahrain, Qatar, Saudi tutup udara darurat saat rudal balistik hantam pangkalan AS. Houthi Yaman tambah serangan Laut Merah, sink ships kargo. Taktik Iran: swarm drone murah banjiri radar, rudal presisi ikut overload sistem. Presiden Iran: “Ini kemenangan jihad, rezim Zionis akan runtuh.” Netanyahu konfirmasi kerusakan tapi klaim intersepsi 85%; Trump ancam “kematian pasti” IRGC.
Eskalasi Tanpa Tanda Berhenti
Korban Iran capai 1.200 tewas, Israel puluhan dari balasan. Minyak dunia naik 15%, Selat Hormuz terancam. PBB desak gencatan senjata, Rusia-China kutuk AS-Israel. Perang picu migrasi massal, krisis kemanusiaan. Iran janji gelombang 31 besok, situasi dinamis per 9 Maret. Dunia pantau ketat, khawatir konflik jadi perang dunia ketiga.